تَشَوَّقَتْ رُوحِي لِشَطِّ الوَادِي
Jiwa Saya Rindu Pada Pantai Lembah
تَشَوَّقَتْ رُوحِي لِشَطِّ الوَادِي
فَهَا أَنَا ذَا رَبِّي خُذْ بِيَدِي
Jiwaku telah merindukan pantai lembah
Di sinilah aku, Tuhanku, pimpinlah tanganku
أَبِيتُ اللَّيَالِي جَهْرًا أُنَادِي
فَقَلْبِي يَذُوبُ مِنَ الكَمَدِ
Aku menghabiskan malam-malam berseru lantang,
Hatiku meleleh dari api kesedihan
رَمَانِي العُذَّالُ بِفَرْطِ الهَوَى
فَقَالُوا جُنِنْتَ فَوَا جَلَدِي
Yang Terkasih menghantamku dengan cinta yang meluap,
Dan mereka berkata, "Dia sudah gila!" Oh, kesabaranku!
مَحَبَّةُ اللهِ نَارٌ مُوقَدَةْ
تُبِيدُ بِالرُّوحِ وَبِالجَسَدِ
Cinta kepada Allah adalah api yang menyala,
Yang menghabiskan jiwa dan raga.
فَذَرَّةُ حُبٍّ لِلمَوْلَى الرَّحِيمْ
تُزِيلُ الهُمُومَ يَوْمَ التَّنَادِي
Atom cinta kepada Tuhan Yang Maha Penyayang
Menghapus semua kesedihan pada Hari Panggilan
عَشِقْتُ الْإِلَهَ وَلَا صَبْرَ لِي
فَحُرْقَةُ حُبِّهِ فِي فُؤَادِي
Aku telah jatuh cinta kepada Ilahi, dan aku tidak bisa bersabar,
Karena api cintanya membakar dalam hatiku
أُحِبُّكَ يَا مُبْدِعَ الكَائِـنَاتْ
وَحَقِّكَ رَبِّي أَنْتَ مُرَادِي
Aku mencintai-Mu, Wahai Pencipta segala makhluk,
Demi kebenaran-Mu, Tuhanku, Engkaulah satu-satunya tujuanku
لَكَ الحَمْدُ رَبِّي عَلَى كُلِّ حَالْ
فَأَنْتَ الوَاحِدُ بِلَا عَدَدٍ
Segala puji bagi-Mu, Tuhanku, dalam setiap keadaan,
Karena Engkaulah Yang Esa, tanpa bilangan atau pasangan
يَا أَهْلَ الهَوَى وَاللهِ إِنَّكُمْ
فِي لَذِيذِ عَيْشٍ إِلَى الأَبَدِ
Wahai orang-orang yang mencintai, demi Allah, kalian
Dalam kenikmatan dan kebahagiaan selamanya.