أهْلِ المَحَبَّةْ قاَلُولِي
Orang-orang Cinta Berkata Kepadaku
Id
Id
أهْلِ المَحَبَّةْ قاَلُولِي
إذَا بَلَاكَ الله بِهَا
Orang-orang cinta berkata kepadaku:
Jika Tuhan mengujimu dengan hasrat ini,
رَاهْ مَقَامَهَا عَالِي غَالِي
أَهْلِ الكِتَبُ حَارُو فِيهَا
Ketahuilah tempatnya tinggi dan berharga;
Bahkan para ulama pun kebingungan karenanya.
لَا مَحَبَّةْ إلَّا بَوْصُولْ
وَ لَا وْصُولْ إلَّا غَالِي
Tidak ada cinta sejati tanpa Persatuan,
Dan tidak ada Persatuan yang tidak mahal harganya.
وَ لَا شْرَابْ إلَّا مَخْتُومْ
وَ لَا مَقَامْ إلَّا عَالِي
Tidak ada anggur kecuali yang tersegel,
Dan tidak ada maqam spiritual kecuali yang mencapai puncak.
وَ أنَا رَاقَدْ فِي مَنَامِي
أهْلَ الله وَقْفُوا عَلَيَّ
Saat aku terlelap dalam tidurku,
Orang-orang Tuhan berdiri di atasku.
قَالُوا لِي قُمْ يَا نَايِمْ
اُذْكُرْ مَوْلَاكَ الدَّايِمْ
Mereka berkata kepadaku: Bangunlah, wahai yang tidur,
Dan ingatlah Tuhanmu yang Abadi.
النَاسْ قَالِتْ لِي بِدْعِي
وَ أنَا طْرِيقِي مَنْجُورَةْ
Orang-orang berkata aku sesat
Namun jalanku sudah terukir dan jelas.
وَ إذَا صْفِيتْ مْعَ رَبِّي
العَبْدَ مَامِنُّو ضَرُورَةْ
Karena jika aku disucikan dengan Tuhanku,
Maka penilaian manusia tidaklah penting.
طِلْعِ النَّهَارْ عَلَى حِبِّي
حَتَّى نَظَرْتَهْ بِعِينِيَّ
Fajar telah menyingsing atas Kekasihku,
Hingga aku melihat-Nya dengan mataku sendiri.
أَنْتَ قَصْدِي يَا إلَهِي
وأَنْتَ أوْلَى مِنِّي بِيَّ
Engkau saja tujuanku, ya Tuhanku,
Dan Engkau lebih berhak atas diriku daripada diriku sendiri.